20 September, 2009

Asiknya Hangout di Cafe

Hampir tiap akhir pekan, gw dan tmn2 senang hangout di cafe2. Bukan karena mo di bilang gaul atau apa, tapi kafe buat gw dan sebagian orang yg bosan dan suntuk karena masalah kerjaan, kuliah, sekolah atau karena masalah keluarga merupakan tempat yg asik buat ngumpul, ngobrol santai dan melepas lelah. Kafe juga bisa di jadikan tmpt bersosialisasi baru masyarakat modern kota - kota besar.

Gaya hidup yg satu ini, akhir2 ini pengikutnya cukup banyak. Kalo nongkrong di pub atau bar merupakan cara eksekutif muda berkumpul dan melepas penat karena masalah mereka, sedangkan kafe juga di gemari oleh para ABG, kaum ibu, keluarga atau gw juga pernah melihat di suatu kafe di jadikan tempat reuni orang lanjut usia.


Sebenarnya daya tarik utama dari lifestyle ini adalah adanya kesempatan menikmati waktu secara santai tetapi elegan. Makanya lokasi cafe banyak di jumpai di mal2 besar dan tempat2 bergengsi seperti Kemang, Menteng, Sudirman untuk kota Jakarta.

Selain bersantai dengan gaya, ada motivasi lain mengapa orang senang pergi ke cafe, yaitu to see and to be seen. Karena disini berbagai jenis manusia penting atau yg ingin dianggap penting merasa wajib sering2 hangout di tempat2 trendy macam ini. Tp kalo gw jelas krn alasan pertama yaitu utk ngumpul sama tmn2 dan bersosialisasi.

Tapi lagipula gaya hidup ini engga selalu harus dicap sebagai gaya hidup negatif yg mengarah kepada hedonisme. Bukannya manusia emang diciptakan sebagai makhluk sosial? Jadi menurut gw wajar aja kalo secara naluriah manusia selalu ingin bersosialisasi.

Selain itu, sering2 hangout di cafe juga ada nilai positif lainnya, yaitu kita bisa lebih mengenal orang2 yang mempunyai dampak positif bagi kita sebagai pribadi ataupun dalam karir. Atau kita bisa berkenalan dengan orang2 baru, seperti pengalaman gw kenal dgn orang2 baru khususnya wanita :) . Artikel2 berikutnya, gw akan tulis beberapa pengalaman gw berkenalan dgn orang2 baru. So, sering2 berkunjung ke blog ini.








Selengkapnya...

16 September, 2009

Asal muasal THR

Biasanya, beberapa hari menjelang Lebaran orang2 sibuk ngomongin THR. Siapa aja, terutama yg sudah bekerja pada menunggu hal yg satu ini. Mereka berharap moga THRnya cepat keluar apalagi kalo jumlahnya besar.

Misalnya pada taun ini, tmn2 gw di kntr, tmn sesama sekolah dulu, atw tmn maen sekalipun pada membahas topik yg satu ini. Kalo ketemu mereka saling nanya "Gmn THR, dah keluar ya?"

Atw bahkan ga sedikit yg ngupdate status facebooknya dgn:

"Asik, THR dah keluar.."
"Akhirnya gw jadi lebaran juga"
"Abis dpt THR, belanja dulu ah.."

Ya gitulah, THR seperti sebuah penambah tenaga bwat kita. Wajah2 orang yg abis dpt THR tampak sumringah, sepertinya lupa akan beban hidup.

Tapi tau ga, kalo THR tu sebenernya emang hak kita? Dalam artian perusahaan bukan ngasih bonus tambahan, tapi memang ngasih gaji dari kerja keras kita.

Begini, gw ksh contoh gampang:
Misal gaji kita Rp 2 juta perbulan.
Berarti gaji per minggu Rp 500 rb. (Sebulan ada 4 minggu).

Gaji setahun: Rp 2 juta x 12 = Rp 24 juta.
Tetapi setahun ada 52 minggu.
Jadi gaji 52 minggu: Rp 500 rb x 52 = Rp 26 juta.

Trus: Rp 26 juta - Rp 24 juta = Rp 2 juta.

Jadi kalo kita dpt THR sebesar sebulan gaji (Rp 2 juta), jgn seneng dulu. Karena itu emang duit kita, bukan bonus dari kantor...

Selengkapnya...

10 September, 2009

Serunya Balap Gokart

Sore itu, Jakarta di guyur hujan terus menerus. Hujan yg cukup bisa membuat dingin hati penduduk Jakarta, tapi tidak bwat gw dan kesembilan orang teman gw.Ya, hari itu kami berencana mo balap Gokart di Hangar Speedy Karting. Yg tentu aja track ga boleh basah apalagi di guyur hujan, karena bahaya bgt. Kalo di F1 bisa pake ban basah, lah kalo gokart disini mana bisa?
Sambil nunggu hujan, kami ngumpul dan mempersiapkan smuanya di rumah salah seorang tmn yg letaknya ga jauh dari tmpt gokart. Helm, jacket, sarung tangan dan sepatu kami bawa masing-masing biar lebih ngirit tanpa perlu sewa. Sektar jam 7 malam hujan reda, dan setngah jam kemudian track sudah kering saat kami nyampe disana.

Karena kami bersepuluh, maka di bagi menjadi 2 team masing2 5 org, dan gw berada di team pertama. Setelah briefing sebentar dan menyiapkan smuanya, team pertama menuju ke track untuk memilih gokart. Kemudian segera melakukan pemanasan satu lap, dan memperebutkan baris depan. Di sini ga ada qualification race, siapa cepat dia dpt barisan pertama.

Sayangnya gw dpt di barisan kedua, memulai lomba dari posisi 3. Tp masih mendinglah daripada hrs memulai dari posisi 5, yg berarti di baris ke 3. Setelah semua menempati posisi masing2, kami bersiap2 sambil menunggu aba2.

Gw terbayang seperti sedang melakukan balap F1 di sirkuit Singapura, ya night race. Di tribun, penonton bersorak sorai mendukung pembalapnya.
Jantung kami berdebar kencang, adrenalin meningkat. Terlihat ketegangan di wajah kami. Walopun ini cuma balap Gokart biasa, tp ini masalah harga diri :) . Sudah pasti ntar yg menang akan membanggakan diri, dan mengejek yg kalah..

Ya, lampu start sudah menyala merah tandanya lomba segera di mulai. Kemudian beberapa detik kemudian lampu kuning yg menyala, yg berarti jantung semakin terpompa. Kaki bersiap siap menekan pedal gas sedalam2nya. Lengah sedikit saja, terbayang sudah ejekan dari teman yg lain.

Dan YA! Lampu biru menyala, dan bendera di kibarkan.

Gw segera meluncur dengan kecepatan tinggi. Hanya fokus melihat kedepan, ga peduli dengan yg laen. Setelah tikungan pertama, gw masih berada di posisi 3. Berusaha keras untuk menempel posisi dua. Tapi DAMN, tikungan berikutnya adalah S-turn. Ya disini sepertinya gw harus berhati-hati . Gw harus memberanikan diri untuk merebut posisi 2. Tanpa ngerem, cuma sedikit memainkan gas, ternyata gokart gw nge-drift dengan hebatnya di tikungan tersebut. Terdengar bunyi decitan ban., ccciiiiiittttt.

Aha! Gw berhasil merebut posisi kedua. Tinggal fokus untuk menyalip satu lagi teman gw di depan. Dia cukup tangguh, satu lap kemudian pun gw msh di posisi 2. Tapi gw tetap menjaga jarak dengan dia.

Akhirnya kesempatan datang di lap ke 3. Awalnya saat track lurus, gw berhasil di lewati oleh tmn sehingga melorot ke posisi 3. Tp saat di tikungan S, sepertinya tmn gw yg ngerebut posisi gw ini terlalu bersemangat. Tanpa nginjak rem, gokartnya nge-drift tp nyelonong nabrak tmn gw yg di posisi pertama :D
Setelah tabrakan, mereka berdua kesulitan untuk kembali ke track, tetapi harus di bantu petugas. Kesempatan bwat gw menyalip mereka dan merebut posisi pertama. Kemudian tiga lap berikutnya tidak ada hambatan yg berarti, gw konsisten menjaga posisi. Sampe ahirnya tiba di garis finis, gw JUARA!! :)

Whoaaa, bener2 seru pengalaman balap gokart. Bener2 memacu adrenalin, lebih seru di banding maenan2 di Dufan. Apalagi kalo kita balapannya sama tmn deket kita sendiri.

Next post gw akan kasih info lebih detail hal2 tentang gokart ini.
Selengkapnya...